logo

BPBD Pasaman Barat Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Melalui FGD Penyusunan Dokumen RPB 2027–2031

 


Pasaman Barat, OneDetik – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola penanggulangan bencana yang terencana, terarah, dan berkelanjutan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2027–2031, bertempat di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (13/7/2026).

FGD yang difasilitasi oleh BPBD Kabupaten Pasaman Barat tersebut menjadi tahapan penting dalam penyusunan dokumen strategis daerah yang akan menjadi pedoman penyelenggaraan penanggulangan bencana selama lima tahun ke depan. Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan dihadiri unsur Forkopimda, Dandim 0305/Pasaman, Tim Penyusun dari Universitas Negeri Padang (UNP), instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perguruan tinggi, Palang Merah Indonesia (PMI), dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas kebencanaan, serta insan pers.

Sebagai perangkat daerah yang mengemban tugas dan fungsi penyelenggaraan penanggulangan bencana, BPBD Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat langkah-langkah strategis dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), yang tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi arah kebijakan pembangunan daerah berbasis pengurangan risiko bencana.

Ketua Panitia Pelaksana, Zulkarnain, S.Pd., M.M., selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pasaman Barat, menyampaikan bahwa penyusunan Dokumen RPB berpedoman pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Permendagri Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal, serta Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA) BPBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan FGD ini bertujuan menghimpun informasi, data, serta berbagai masukan dari seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan penyusunan Dokumen RPB. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang lebih efektif dan terintegrasi."Dokumen RPB yang disusun nantinya diharapkan mampu menjadi acuan bersama dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Pasaman Barat. Karena itu, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting agar dokumen yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi, potensi ancaman, dan kebutuhan daerah," ujar Zulkarnain.

Dalam pelaksanaan FGD, peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok diskusi berdasarkan jenis ancaman bencana yang berpotensi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat. Masing-masing kelompok melakukan identifikasi kondisi eksisting, menganalisis akar permasalahan, memetakan risiko, serta merumuskan rekomendasi dan rencana aksi yang akan menjadi bagian dari substansi Dokumen RPB Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2027–2031.

Melalui forum ini, BPBD Kabupaten Pasaman Barat juga mendorong terbangunnya komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan agar penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama yang melibatkan unsur TNI-Polri, perangkat daerah, akademisi, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, media massa, hingga masyarakat.

Penyusunan Dokumen RPB ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan penanggulangan bencana yang lebih komprehensif, adaptif terhadap perkembangan ancaman bencana, serta selaras dengan arah pembangunan daerah. Dengan demikian, setiap program pengurangan risiko bencana, peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi dapat dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berkesinambungan.

Melalui penyelenggaraan FGD ini, BPBD Kabupaten Pasaman Barat kembali menegaskan komitmennya sebagai leading sector penanggulangan bencana di daerah dalam membangun sinergi lintas sektor demi mewujudkan Kabupaten Pasaman Barat yang tangguh, siap, dan berdaya menghadapi berbagai ancaman bencana.

( D R S )

Tags

advertisement centil

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.