Pasaman Barat, OneDetik – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menunjukkan optimisme tinggi dalam menyongsong Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026. Memasuki tahapan per 2 Juli 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) kepada Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) serta Panitia Pengawas Pilwana Kecamatan sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan Pilwana berbasis electronic voting (e-voting) berjalan sukses, profesional, dan berintegritas.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal dalam membangun kesiapan penyelenggara sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pesta demokrasi nagari yang semakin modern, transparan, jujur, adil, dan dipercaya masyarakat. Melalui sistem e-voting, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bertekad menghadirkan proses pemilihan yang lebih efektif, akuntabel, dan mampu meningkatkan kualitas demokrasi hingga ke tingkat nagari.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat, Syaikhul Putra, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa saat ini sebanyak 87 Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) telah resmi terbentuk pada 87 nagari di Kabupaten Pasaman Barat. Seluruh panitia diharapkan menjadi penyelenggara yang profesional, netral, dan bertanggung jawab dalam mengawal setiap tahapan Pilwana. "Melalui sosialisasi dan bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama terhadap aturan, mekanisme, dan teknis pelaksanaan Pilwana berbasis e-voting. Dengan kesiapan penyelenggara yang baik, kami optimistis Pilwana Tahun 2026 akan berlangsung aman, tertib, transparan, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi setiap nagari," ujar Syaikhul Putra.
Menurutnya, Pilwana bukan sekadar memilih seorang wali nagari, tetapi merupakan momentum penting untuk menentukan arah pembangunan nagari dalam delapan tahun ke depan. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadikan Pilwana sebagai ajang memperkuat persatuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan partisipasi dalam membangun daerah.
"Kami yakin masyarakat Pasaman Barat telah semakin dewasa dalam berdemokrasi. Mari jadikan Pilwana ini sebagai pesta demokrasi yang membanggakan, tempat lahirnya pemimpin-pemimpin nagari yang amanah, berintegritas, inovatif, dan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun nagari yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," ungkapnya.
Syaikhul Putra juga mengajak seluruh calon wali nagari, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan mengedepankan semangat kebersamaan selama seluruh tahapan Pilwana berlangsung. "Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, namun persaudaraan harus tetap menjadi yang utama. Mari kita jadikan Pilwana Tahun 2026 sebagai contoh demokrasi yang bermartabat, penuh kedewasaan, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Bersama kita sukseskan Pilwana Badunsanak, Aman, Damai, Jujur, dan Berintegritas demi terwujudnya Pasaman Barat Maju."
Dengan telah terbentuknya 87 PPWN dan dimulainya tahapan sosialisasi serta bimbingan teknis, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat optimistis seluruh rangkaian Pilwana Serentak Tahun 2026 akan berjalan lancar. Semangat kebersamaan, profesionalisme penyelenggara, dan partisipasi aktif masyarakat diyakini menjadi fondasi kuat dalam melahirkan pemimpin-pemimpin nagari yang mampu membawa perubahan, mempercepat pembangunan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Pasaman Barat.
( D R S )

