logo

Khairudin Simanjuntak - Demokrasi Bukan Ruang untuk Saling Melukai, Mari Jaga Ranah Minang dengan Santun”

 


Sumatera  Barat  One Detik –  Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra, Khairudin Simanjuntak, menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang menelan korban jiwa dalam demonstrasi di depan Gedung DPR RI beberapa hari lalu. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un… kita sangat berduka. Kehilangan satu nyawa dalam demonstrasi ,  itu menjadi luka kita bersama. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Khairudin dengan nada penuh keprihatinan.

Politisi yang dikenal sederhana dan dekat dengan masyarakat ini menegaskan bahwa pandangannya sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. “apa yang disampaikan oleh Ketua Umum kami, Bapak Presiden Prabowo Subianto. Beliau selalu menekankan bahwa demokrasi harus dijalani dengan cara yang beradab, santun, dan penuh etika. Aspirasi rakyat adalah hak yang harus dihormati dan dilindungi, tetapi penyampaiannya tidak boleh melanggar hukum ataupun mencederai nilai-nilai kebersamaan kita sebagai bangsa,” ungkap Khairudin.

Lebih lanjut, Khairudin mengimbau masyarakat Sumatera Barat, khususnya kabupaten Pasaman dan  kabupaten Pasaman Barat, agar tetap tenang serta menjaga kondusifitas dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Menurutnya, marwah Sumatera Barat harus terus dijunjung dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat.

“Setiap bentuk pelanggaran dan kekerasan jelas tidak bisa kita benarkan. Aspirasi adalah hak rakyat, namun hendaknya disampaikan dengan cara yang baik, santun, beretika, dan sesuai dengan aturan hukum. Seperti yang telah ditegaskan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, mari kita jaga ketertiban di daerah masing-masing, jalani demokrasi dengan baik, dan tetap percaya kepada pemerintah. 

Khairudin juga menyerukan kepada penegak hukum dan para pemangku jabatan agar mengedepankan sikap humanis dalam menghadapi masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi. “Bapak Presiden selalu mengingatkan kita untuk menjaga persatuan dan ketenangan. Mari kita jalani demokrasi ini dengan baik, mari kita jaga marwah Sumatera Barat yang terkenal dengan musyawarah dan mufakat.

 Demokrasi itu bukan tempat saling melukai, tetapi ruang untuk mendengar dan didengar. Untuk itu, saya mengajak masyarakat, penegak hukum, dan semua pemangku jabatan , mari kita bersama-sama menjaga keamanan, menghormati perbedaan, dan menjunjung tinggi kearifan lokal kita di Ranah Minang. Dengan cara itu, kita bisa menjaga Sumatera Barat tetap aman, damai, dan bermartabat,” tutupnya.

( D R S )

Tags

advertisement centil

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.