Pasaman Barat One Detik — Rabu 7 Januari 2026 Kabupaten Pasaman Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 dengan cara sederhana dan penuh makna. Di tengah musibah bencana yang melanda sejumlah wilayah, peringatan tahun ini tidak dirayakan dengan kemeriahan, melainkan diisi dengan refleksi, doa, serta aksi nyata kepedulian sosial.
Puncak peringatan HUT ke-22 ditandai dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pasaman Barat yang dihadiri oleh gubernur Sumatera Barat dan tokoh nasional, unsur Forkopimda, serta para tokoh Pasaman Barat yang pernah mengabdikan diri dan berjasa bagi daerah. Suasana paripurna berlangsung khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan dan keprihatinan atas kondisi daerah.
Usai rapat paripurna, Gubernur Sumatera Barat bersama Bupati Pasaman Barat dan unsur Forkopimda langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan penanganan dan pemenuhan kebutuhan mendesak di lapangan berjalan optimal.
Rangkaian peringatan HUT ke-22 kemudian dilanjutkan dengan kegiatan santunan anak yatim di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa peringatan hari jadi daerah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat empati dan solidaritas sosial.
Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-22 tahun ini sengaja dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berduka akibat bencana yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.“Dalam rangka HUT Pasaman Barat tahun ini, pemerintah daerah tidak mengadakan pesta atau perayaan besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita memilih kesederhanaan sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat atas pengertian dan kebesaran hati dalam menyikapi kondisi tersebut.“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat yang telah memahami keadaan kita saat ini. Di tengah duka yang kita rasakan bersama, kebersamaan dan kepedulian masyarakat justru menjadi kekuatan utama untuk bangkit,” tambahnya.
Menurut Bupati, momentum HUT ke-22 ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya persatuan, saling menguatkan, serta menyatukan langkah seluruh elemen untuk membangun Pasaman Barat yang lebih tangguh ke depan. Melalui peringatan yang sederhana namun sarat makna ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat solidaritas, serta mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan, maju, dan berdaya tahan menghadapi berbagai tantangan.
( D R S )

